MATA KULIAH UMUM

UPN VETERAN JAWA TIMUR

EAS SEMESTER GASAL 2024/2025

 

Nama                          : Nur Farhanah Kurnianingsih

NPM                            : 23013010015

Kelas                           : Bela Negara G-171

Program studi             : Akuntansi

Fakultas                      : Ekonomi dan Bisnis

Dosen Pengampu        : Hendra Maulana, S.Kom., M.Kom.

PERAN AKUNTANSI DALAM IMPLEMENTASI BELA NEGARA UNTUK MEMBANGUN INTEGRITAS DAN KEMANDARIAN EKONOMI

Pendahuluan

Nilai bela negara memiliki makna yang sangat penting dalam upaya menjaga keutuhan dan kedaulatan negara. Bela negara tidak hanya terbatas pada aspek pertahanan fisik, tetapi juga mencakup upaya dalam membangun kesejahteraan sosial, ekonomi, dan budaya. Di era globalisasi yang penuh dengan tantangan, salah satu tantangan terbesar yang dihadapi Indonesia adalah kemandirian ekonomi (Wibowo, I. 2021). Ketergantungan terhadap negara lain, baik dalam hal perdagangan, teknologi, maupun investasi, menjadikan bangsa ini rentan terhadap gejolak ekonomi global.

Dalam konteks ini, nilai bela negara yang terkandung dalam sikap cinta tanah air, nasionalisme, dan rasa tanggung jawab terhadap kemajuan negara sangat relevan untuk diterapkan dalam berbagai bidang, termasuk dalam bidang keilmuan (Syarif, S. 2018). Program studi akuntansi, sebagai salah satu disiplin ilmu yang mendasari pengelolaan sumber daya ekonomi secara transparan dan efisien, memegang peranan penting dalam mendukung upaya ini.

Isi

Nilai bela negara pada dasarnya mengandung prinsip cinta tanah air, semangat nasionalisme, dan komitmen terhadap kemajuan bangsa. Cinta tanah air bukan hanya berarti mencintai budaya dan sejarah bangsa, tetapi juga berupaya keras untuk memajukan perekonomian negara, mengurangi ketergantungan terhadap pihak asing, serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Dalam konteks ini, setiap individu, termasuk mahasiswa dan lulusan program studi akuntansi, memiliki peran yang sangat penting.

Sebagai negara yang besar dan kaya akan sumber daya alam serta potensi ekonomi, Indonesia harus berusaha untuk memaksimalkan sumber daya ini guna menciptakan perekonomian yang mandiri. Oleh karena itu, nilai bela negara harus diterjemahkan dalam tindakan nyata, salah satunya dengan mendorong masyarakat untuk lebih peduli terhadap kemajuan ekonomi bangsa, termasuk dalam ranah pengelolaan keuangan negara dan dunia usaha.

Akuntansi memiliki peran vital dalam implementasi nilai bela negara karena akuntansi adalah alat utama dalam mengelola sumber daya ekonomi (Departemen Pendidikan Nasional. 2022). Sebagai disiplin ilmu yang berkaitan dengan pencatatan, pengelolaan, dan pelaporan keuangan, akuntansi mengajarkan transparansi, kejujuran, dan akuntabilitas, yang merupakan nilai-nilai fundamental dalam bela negara.

Pendidikan akuntansi mengajarkan pentingnya integritas dan profesionalisme dalam setiap tindakan. Sebagai profesi yang sangat mengandalkan kepercayaan publik, akuntansi mengajarkan mahasiswa untuk berperilaku jujur dan transparan dalam setiap transaksi keuangan. Hal ini sejalan dengan nilai bela negara, yaitu menjunjung tinggi kejujuran dan keadilan dalam menjalankan tugas demi kepentingan bangsa. Mahasiswa akuntansi diharapkan tidak hanya menjadi profesional dalam bidangnya, tetapi juga menjadi warga negara yang berintegritas tinggi dalam setiap aspek kehidupannya.

Salah satu pilar penting dalam pembangunan ekonomi adalah pengelolaan keuangan yang efisien dan transparan. Dalam konteks bela negara, pengelolaan keuangan yang baik dapat mengurangi kebocoran anggaran dan mencegah praktik korupsi. Program studi akuntansi dapat memberikan kontribusi signifikan dalam mencetak akuntan yang mampu mengelola keuangan negara dan perusahaan dengan penuh tanggung jawab. Penerapan akuntansi yang transparan dalam sektor publik dan swasta akan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap sistem ekonomi negara dan mendorong terciptanya perekonomian yang lebih mandiri dan berkelanjutan.

Akuntansi juga dapat diimplementasikan untuk mendorong pemberdayaan ekonomi lokal. Dengan memanfaatkan prinsip-prinsip akuntansi dalam manajemen usaha kecil dan menengah (UKM), akuntan dapat membantu pengusaha lokal dalam meningkatkan efisiensi, mengelola risiko, dan membuat keputusan bisnis yang lebih baik. Ini sejalan dengan nilai bela negara, yaitu menciptakan kemandirian ekonomi dan mengurangi ketergantungan terhadap produk impor. Program studi akuntansi dapat melibatkan mahasiswa dalam pengembangan UKM melalui pelatihan dan pendampingan agar mereka dapat mengelola keuangan secara profesional dan transparan.

Implementasi nilai bela negara dalam akuntansi diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi pembangunan ekonomi Indonesia (Nurhadi, E. 2019). Beberapa dampak yang diharapkan antara lain:

1.     Dengan mengembangkan akuntansi sebagai alat untuk mendorong pengelolaan keuangan yang efisien dan transparan, program studi akuntansi dapat berperan dalam meningkatkan kemandirian ekonomi. Hal ini akan mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap utang luar negeri dan investasi asing yang dapat menambah beban ekonomi.

2.     Meningkatkan Kepercayaan Masyarakat terhadap Pengelolaan Keuangan
Transparansi dalam pengelolaan keuangan akan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah dan dunia usaha. Hal ini penting untuk menciptakan iklim investasi yang sehat dan mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

3.     Pembentukan Generasi Profesional yang Berdedikasi pada Kemajuan Bangsa
Mahasiswa program studi akuntansi yang dilatih untuk mengutamakan integritas, profesionalisme, dan rasa cinta tanah air akan menjadi generasi yang tidak hanya menguasai ilmu akuntansi, tetapi juga memiliki komitmen kuat untuk berkontribusi pada kemajuan bangsa. Mereka akan menjadi agen perubahan yang mampu membawa Indonesia menuju perekonomian yang lebih mandiri dan berkelanjutan.

Penutup

Dalam menghadapi tantangan global dan domestik, nilai bela negara harus diterapkan dalam setiap aspek kehidupan, termasuk dalam bidang keilmuan. Program studi akuntansi memiliki peran yang sangat strategis dalam mengimplementasikan nilai-nilai bela negara, terutama dalam membangun integritas, transparansi, dan kemandirian ekonomi. Melalui pendidikan akuntansi yang mengutamakan prinsip akuntabilitas dan pemberdayaan ekonomi local (Satria, A. 2020), program studi akuntansi dapat berkontribusi besar terhadap pembangunan ekonomi Indonesia yang lebih mandiri, adil, dan berkelanjutan. Oleh karena itu, penting bagi institusi pendidikan dan praktisi akuntansi untuk terus berkomitmen dalam mencetak generasi yang tidak hanya ahli dalam bidangnya, tetapi juga berintegritas tinggi dan mencintai tanah air.

 

 

Sumber:

Departemen Pendidikan Nasional. (2022). Panduan Implementasi Nilai Bela Negara dalam Pendidikan Tinggi. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Nurhadi, E. (2019). Akuntansi dalam Pembangunan Ekonomi Berkelanjutan. Surabaya: Alfabeta.

Satria, A. (2020). Akuntansi untuk Pemberdayaan Ekonomi Lokal. Jakarta: Penerbit Universitas Indonesia.

Syarif, S. (2018). Bela Negara: Integritas dan Nasionalisme dalam Keilmuan. Bandung: Pustaka Sinar Harapan.

Wibowo, I. (2021). Kemandirian Ekonomi dan Pemberdayaan Masyarakat. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

Komentar